Analisis Trading dan Kiat-kiat untuk Trading Pound Inggris
Pengujian harga pada 1,3686 terjadi saat indikator MACD mulai bergerak turun dari titik nol, mengonfirmasi titik masuk yang bagus untuk menjual pound. Akibatnya, pasangan ini turun menuju level target 1,3648.
Data positif dari Indeks ISM di AS kemarin memicu gelombang baru pembelian dolar. Para pelaku pasar menafsirkan ini sebagai sinyal potensi penguatan ekonomi, meskipun ada kekhawatiran terhadap inflasi masih berlanjut. Indeks ISM, indikator penting aktivitas bisnis, melebihi ekspektasi, menandakan pertumbuhan di sektor manufaktur dan menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi apresiasi dolar AS.
Hari ini, tidak ada data statistik yang dijadwalkan untuk Inggris, sehingga pound mungkin melanjutkan koreksinya setelah penjualan kemarin. Ini berarti perhatian pasar akan beralih ke faktor lain yang memengaruhi dinamika mata uang Inggris. Pertama-tama, para trader akan memantau dengan cermat sentimen keseluruhan terhadap aset berisiko. Selama tidak adanya data makroekonomi, selera risiko dapat menjadi faktor dominan. Jika para trader cenderung pada risiko, ini dapat mendukung pound, karena sering dianggap lebih berisiko dibandingkan dolar AS atau yen Jepang. Kedua, berita politik yang tidak terduga atau pernyataan dari Inggris dapat berdampak signifikan pada pound. Ketiga, analisis teknikal juga akan berperan. Hari ini, penting untuk menganalisis grafik dan level support dan resistance dengan lebih hati-hati untuk membuat keputusan tentang membeli atau menjual pound.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih fokus pada penerapan skenario No. 1 dan No. 2.
Skenario Pembelian
Skenario #1: Saya berencana membeli pound hari ini ketika mencapai sekitar 1,3700 (garis hijau pada grafik), dengan target harga 1,3727 (garis tebal hijau pada grafik). Pada level 1,3727, saya berniat keluar dari posisi long dan membuka posisi short ke arah sebaliknya (mengantisipasi pergerakan balik 30-35 pip dari level ini). Pertumbuhan pound hari ini hanya dapat diantisipasi dalam kerangka koreksi. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas titik nol dan baru mulai naik dari sana.
Skenario #2: Saya juga berencana membeli pound hari ini jika harga menguji 1,3675 dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di area oversold. Ini akan membatasi potensi penurunan dan memicu pembalikan pasar ke atas. Pertumbuhan dapat diantisipasi menuju level sebaliknya 1,3700 dan 1,3727.
Skenario Penjualan
Skenario #1: Saya berencana menjual pound hari ini setelah memperbarui level ke 1,3675 (garis merah pada grafik), yang akan memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama bagi penjual terletak di level 1,3645, tempat saya berencana keluar dari posisi short dan segera membeli ke arah sebaliknya (mengantisipasi pergerakan balik 20-25 pip dari level ini). Penjual pound akan muncul jika pasangan ini pulih dengan kuat menuju level resistance utama. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah titik nol dan baru mulai turun dari sana.
Skenario #2: Saya juga berencana menjual pound hari ini jika level 1,3700 diuji dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di area overbought. Ini akan membatasi potensi kenaikan dan memicu pembalikan pasar ke bawah. Penurunan dapat diantisipasi menuju level sebaliknya 1,3675 dan 1,3645.
Informasi di Grafik:
Garis tipis hijau menunjukkan level masuk tempat trader dapat membeli instrumen trading;
Garis tebal hijau menunjukkan harga perkiraan tempat trader dapat menetapkan Take Profit atau mengamankan keuntungan, karena pertumbuhan tidak mungkin berlanjut ke atas level ini;
Garis tipis merah menunjukkan level masuk tempat trader dapat menjual instrumen trading;
Garis tebal merah menunjukkan harga perkiraan tempat trader dapat menetapkan Take Profit atau mengamankan keuntungan, karena penurunan tidak mungkin berlanjut ke bawah level ini;
Indikator MACD: saat memasuki pasar, penting untuk mempertimbangkan zona overbought dan oversold.
Catatan: Trader pemula di pasar forex harus sangat berhati-hati saat membuat keputusan masuk. Sebaiknya hindari pasar sebelum laporan fundamental penting dirilis agar tidak terjebak dalam fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading selama rilis berita, selalu tetapkan stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa menetapkan stop order, Anda dapat dengan cepat kehilangan seluruh deposit Anda, terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen uang dan trading dalam volume besar.
Ingat, agar trading sukses, sangat penting memiliki rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Membuat keputusan trading spontan berdasarkan situasi pasar saat ini adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.